Pengguna kemudian memasukkan NISN yang valid sesuai data dapodik sekolah dan mengisi kolom NIK berdasarkan data kartu keluarga. Setelah menginput kode verifikasi yang muncul pada layar, klik tombol pencarian untuk memproses data.
Platform digital tersebut nantinya menyajikan data mengenai kepastian status penerima serta informasi tahapan pencairan. Sistem juga menunjukkan indikator apakah dana sudah masuk ke rekening atau belum, beserta catatan administrasi pelengkap.
Apabila dana kedapatan belum cair, sistem biasanya memunculkan notifikasi terkait status rekening simpanan yang belum aktif atau proses sinkronisasi data yang masih berjalan.
Rincian Nominal Dana per Jenjang Pendidikan
Jumlah uang bantuan yang dialokasikan bervariasi karena disesuaikan dengan kebutuhan operasional di tiap tingkatan sekolah. Berdasarkan ketentuan, siswa tingkat TK memperoleh Rp450 ribu, sementara siswa SD atau Paket A menerima dana sebesar Rp450 ribu.
Untuk jenjang SMP atau Paket B, alokasi dana ditetapkan senilai Rp750 ribu. Bagi pelajar di tingkat SMA, SMK, maupun Paket C, besaran dana yang dikucurkan menyentuh angka Rp1,8 juta.
Ketentuan khusus berlaku bagi peserta didik baru dan siswa yang berada di kelas akhir, di mana mereka mendapatkan besaran senilai setengah dari total dana tahunan. Seluruh proses transfer dana dilakukan melalui jaringan perbankan resmi yang ditunjuk, yakni BRI, BNI, serta BSI.






















