Jakarta, Sirkulasi | Komitmen PSSI menggulirkan kompetisi sepak bola wanita akhirnya terwujud. Indonesia Women’s League 2026/2027 resmi dijadwalkan kickoff pada 17 Oktober mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI ERick Thohir pada acara konferensi pers peluncuran Indonesia Women’s League 2026/2027 di kantor ILeague, Menara Mandiri Lantai 19, Jakarta, Selasa (11/8) siang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada liga yang terus pegang komitmen untuk menjalankan program besar yang ada PSSI. Tanpa kalian tidak mungkin liga ini bisa lahir. Kita punya komitmen sepak bola wanita tidak pernah di nomor duakan,” ujar Ketum PSSI Erick Thohir.
Ketum PSSI Erick Thohir juga menjelaskan bergulirnya kompetisi sepak bola wanita ini setelah melalui proses dan kajian yang panjang. “Menggulirkan kompetisi sepak bola wanita ini sudah kita rencanakan hampir dua tahun, dan tahun ini akhirnya bisa bergulir. Kita tidak ingin liga ini hanya sekali bergulir, kita perhitungkan dengan matang semua kesiapannya,” tambahnya.
Sebanyak enam klub akan ambil bagian dalam kompetisi sepak bola wanita kasta tertinggi Indonesia tersebut. Mereka adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Garudayaksa, Persikad Depok, dan Bekasi FC. Seluruh pertandingan Indonesia Women’s League 2026/2027 akan dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
CEO Indonesia Women’s League, Teddy Tjahjono, mengatakan kompetisi musim ini menggunakan format triple round-robin. Dengan format tersebut, setiap tim akan saling berhadapan sebanyak tiga kali sepanjang fase reguler. “Format kompetisinya triple round-robin. Jadi setiap tim akan bermain 15 kali dalam satu musim,” ujar Teddy.
Selain format kompetisi, aturan mengenai pemain asing juga diterapkan. Setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing. Menariknya, seluruh peserta juga diwajibkan memiliki setidaknya satu pemain yang berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia.
Indonesia Women’s League 2026/2027 akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 17 Oktober hingga akhir Januari. Kompetisi dibagi menjadi fase reguler dan babak knockout. Pertandingan pembuka langsung menyajikan duel menarik antara Persija Jakarta menghadapi Persita Tangerang.
Setelah seluruh pertandingan fase reguler selesai, empat tim terbaik berhak melaju ke semifinal. Dua pemenang semifinal kemudian akan bertemu di partai final untuk menentukan juara Indonesia Women’s League 2026/2027.
Dengan format terpusat dan kehadiran sejumlah klub baru, Indonesia Women’s League musim ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian publik terhadap perkembangan sepak bola putri Tanah Air.
“Kompetisi tersebut juga menjadi salah satu wadah penting bagi para pemain putri Indonesia untuk mendapatkan menit bermain kompetitif sekaligus membuka jalan menuju Timnas Indonesia,” kata Teddy.
Srikandi Merdeka Cup 2026 berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada 14-23 Agustus 2026. Sebanyak delapan tim dari tujuh negara ambil bagian dalam ajang invitasi ini. Delapan kubu tersebut adalah Garuda Pertiwi (Indonesia), Putri Nusantara (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Yordania.
Garuda Pertiwi berada di Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sedangkan Putri Nusantara bersaing dengan Thailand, Singapura, dan Yordania di Grup B.
Terpisah, pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi menatap Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada Oktober 2026. Ia berpendapat, Srikandi Merdeka Cup 2026 adalah ajang penting sebagai pembekalan sekaligus filtrasi pemain menuju panggung benua karena mesti tampil maksimal untuk memastikan tiket ke putaran final.
“Kami sangat antusias bisa ikut dalam turnamen ini. Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, para pemain sudah bekerja keras menjalani masa persiapan luar biasa. Kami memiliki rasa percaya diri dan akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan.”
“Indonesia menerjunkan dua tim dalam kejuaraan ini. Ajang ini menjadi sarana pembinaan pemain yang sangat efektif sekaligus pemanasan ideal menuju Kualifikasi AFC U-17,” kata Taniguchi dalam konferensi pers di Kudus, Kamis (13/8).
Sedangkan pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann mengutamakan pengalaman bagi para pemainnya. Menurut Timo, Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan batu loncatan bagi anak asuhnya dalam proyeksi menuju Timnas Indonesia Putri.
“Ini jadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan.”
“Pada penyelenggaraannya, kami harap bisa menjadi tuan rumah sebaik-baiknya. Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta fair play kepada semua tim. Pada turnamen ini, kami mencari pengalaman untuk pemain agar menjadi atlet tangguh sehingga timnas putri senior nantinya punya kualitas mumpuni,” ucap Timo.
Jadwal Indonesia di Srikandi Merdeka Cup 2026 (Babak Penyisihan):
Jumat, 14 Agustus 2026
Garuda Pertiwi vs Arab Saudi (Pukul 20.00 WIB)
Sabtu, 15 Agustus 2026
Thailand vs Putri Nusantara (Pukul 15.00 WIB)
Minggu, 16 Agustus 2026
Malaysia vs Garuda Pertiwi (Pukul 20.00 WIB)
Senin, 17 Agustus 2026
Putri Nusantara vs Singapura (Pukul 15.00 WIB)
Selasa, 18 Agustus 2026
Garuda Pertiwi vs Hong Kong (Pukul 20.00 WIB)
Rabu, 19 Agustus 2026
Yordania vs Putri Nusantara (Pukul 20.00 WIB) (*red)
