Kendari, Sirkulasi | Peristiwa sejumlah tahanan kabur di Polres Kolaka Utara menuai sorotan publik pada Kamis (2/7/2206) dini hari
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 7-11 tahanan melarikan diri dalam peristiwa tersebut. Insiden tersebut pun disorot Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).
Muh Andriansyah Husen perwakilan PB HMI menyayangkan insiden kaburnya sejumlah tahanan di polres Kolaka Utara pada Kamis Dinihari. Menurutnya, ini menjadi potret buram dari pengawasan terhadap tahanan yang dilakukan oleh Petugas jaga.
“Perlu dipertanyakan seperti apa pengawasan Pimpinan dalam hal ini Kapolres Kolaka Utara terhadap kinerja bawahannya yang diduga teledor dalam menjaga tahanan”, ungkapnya.
Seharusnya, lanjut Pria yang kerap disapa Binggo ini, Kejadian tersebut tidak terjadi jika pengawasan dari pimpinan bagus. apalagi, pernah ada kasus tahanan bunuh diri dalam WC.

“Kami harap Kapolda Sultra segera melakukan investigasi terhadap kejadian kaburnya tahanan di polres Kolaka Utara”, ungkapnya dalam rilis yang diterima media ini pada Kamis (2/7/2026).
Dirinya meminta Polda Sultra segera memberikan informasi terbuka kepada publik sehingga kejadian seperti ini tidak meresahkan masyarakat.
Kapolres Kolaka Utara, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom membenarkan adanya 11 tahanan yang kabur dari tahanan Kapolres Kolaka Utara dan dua di antaranya telah berhasil ditangkap.
“Iya betul, 11 tahanan kabur. Tapi dua orang sudah ditangkap,” kata Ritman.
Ia mengatakan, tahanan tersebut kabur sekitar pukul 03.30 WITA dengan cara merusak ventilasi ruang tahanan, lalu memanjat ke atap menggunakan selang air.
“Ventilasi bagian atas dirusak, sepertinya di gergaji besi. Mereka lewat di situ,” ungkapnya.
Merespons kaburnya para tahanan, Polres Kolaka Utara segera membentuk tim pencarian. Razia digelar, penyekatan dilakukan di sejumlah titik strategis untuk mempersempit ruang gerak para tahanan.
Hasilnya, dua dari mereka berhasil ditangkap. Pelaku inisial S ditangkap sekitar pukul 14.14 WITA di kawasan pegunungan Desa Katoi, Kecamatan Katoi. Sedangkan pelaku inisial S alias L ditangkap di wilayah Kecamatan Rante Angin sekitar pukul 17.18 WITA.
“Untuk 9 orang tahanan lainnya masih dalam pencarian,” tegasnya.
Kapolres mengimbau dan meminta kepada pihak keluarga tersangka maupun warga yang mengetahui, melihat, atau memiliki informasi mengenai keberadaan para tahanan tersebut agar segera melaporkannya ke Call Center 110 Polres Kolaka Utara atau menyerahkannya kepada petugas terdekat demi keamanan bersama.
Identitas tahanan kabur
Para tahanan ini berasal dari beragam kasus tindak pidana. Berikut adalah identitas mereka, dan jenis tindak pidana para narapidana sesuai data dari Polres Kolaka Utara:
Kasus Penganiayaan atau KDRT
M. Idris, kasus penganiayaan atau KDRT
Rama Fitrah, kasus KDRT
Kasus Pencurian
Taslim
Irwan,
Muh. Sidik,
Agrifaldi
Sahrul
Farel
Pencurian Motor (Curanmor)
Ilham terlibat kasus pencurian motor
Narkoba
Nasruddin
“Operasi pencarian dilakukan secara intensif, termasuk di wilayah pegunungan,” tutup Ritman.















