• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Berita Sirkulasi Terkini
Advertisement
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
Berita Sirkulasi Terkini
No Result
View All Result

Beranda » Blog » Pergerakan Rupiah Makin Melemah ke Level Rp17.846 per Dolar AS, BI Beri Alasannya

Pergerakan Rupiah Makin Melemah ke Level Rp17.846 per Dolar AS, BI Beri Alasannya

Redaksi by Redaksi
Mei 29, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
0
Pergerakan Rupiah Makin Melemah ke Level Rp17.846 per Dolar AS
236
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Jakarta, Sirkulasi | Pelemahan rupiah semakin dalam selama dua hari libur panjang ini. Hari ini posisi nilai tukar rupiah sudah melampaui Rp17.800 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 14.00 WIB rupiah berada di level 17.846 per dolar AS. Rupiah turun sebesar 0,25 persen atau 45 poin terhadap dolar AS

Sementara indeks dolar AS terpantau menguat ke level 99,50. Pergerakan nilai tukar tetap terjadi karena meski di Indonesia pasar lbur, tapi pasar luar negeri tetap bertransaksi.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, rupiah pada akhir pekan ini masih tertekan oleh ketidakpastian global akibat memanasnya perang AS dan Iran. Sebagai informasi, pada Kamis (28/5/2026) dini hari waktu setempat, pasukan AS menyerang Iran.

BacaJuga

Uang Pecahan Rp 10 Ribu Tahun Emisi 2005 Tak Berlaku Lagi

November 5, 2025

Hal itu memicu serangan balasan Iran ke pangkalan militer AS pada pagi hari di hari yang sama.

“Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah masih dipengaruhi oleh berlanjutnya ketidakpastian global akibat perkembangan konflik di Timur Tengah,” ujarnya dalam keterangannya kepada media, Jumat (29/5/2026).

“Saat ini, Bank Indonesia hanya bisa melakukan intervensi di pasar internasional dan sudah melakukan intervensi sekuat mungkin. Tapi faktor eksternal lebih kuat mempengaruhi sentimen pasar,” kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi dalam analisisnya, Kamis, 28 Mei 2026.

Ibrahim menyebut “kelicikan” AS dalam perangnya terhadap Iran, menjadi pemicu amblasnya mata uang rupiah. Serangan AS ke Selatan Iran di tengah klaim AS soal kesepakatan damai membuat harga minyak kembali melambung.

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Menurut data pasar Bloomberg

Hari ini harga minyak dunia naik di sekitar 3 persen. Harga minyak Brent menjadi USD97 per barel dan harga minyak WTI menjadi USD91 per barel.

Situasi diperburuk dengan kembali memanasnya perang Rusia-Ukraina, setelah kedua belah pihak saling serang. Gangguan logistik untuk sumber energi bukan hanya terjadi di Timur Tengah, tapi juga di kawasan Eropa.

Menurut Ibrahim, kenaikan harga bahan bakar juga sebenarnya menyulitkan AS. Bukan hanya rakyatnya, tapi juga otoritas moneternya karena kekhawatiran akan meningkatnya inflasi.

Pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS masih akan mempertahankan suku bunga tinggi hingga akhir tahun ini. Sebagian bahkan memprakirakan bank sentral akan menaikkan suku bunganya.

Ekspektasi tersebut mendorong penguatan dolar AS, sehingga berimbas pada melemahnya rupiah. Ditambah isu-isu domestik yang muncul membuat para investor asing akhirnya menarik uangnya dari Indonesia.

“Khususnya persoalan manajemen Koperasi Desa Merah Putih yang berpotensi merugikan negara triliunan rupiah. Hal ini membuat kepercayaan investor terkikis,” ucap Ibrahim.

Sebelum libur Iduladha dan cuti bersama, Selasa, 26 Mei 2026, aliran keluar modal asing dari pasar saham tercatat sebesar Rp1,35 triliun.(*ade)

Tags: DolarKursMata uangRupiah
Tweet2Share4SendShare
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Ekonomi

Harga BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Berubah per 1 Juni 2026, Ini Rinciannya

Juni 1, 2026
Penyerahan Pataka Kepengurusan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DPW Sulawesi Tenggara Kepada Muhammad Mirad
Daerah

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Kukuhkan Pengurus Baru DPW Sultra, Muhammad Mirad Jadi Ketua

Mei 17, 2026
Daerah

Mahasiswa Kendari Apresiasi Kepemimpinan Anton Timbang di Kadin Sultra, Dinilai Dorong Ekonomi dan SDM

Mei 10, 2026
Direktur Eksekutif Kadin Sultra, Budi Amin
Daerah

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe

Mei 4, 2026
SPBU Pertamina
Ekonomi

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM, Pertamax Turbo Rp19.400/ Liter

April 18, 2026
Daerah

Anton Timbang Dukung Gerakan Pangan Murah Untuk Menjaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Maret 8, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

Juni 2, 2026

JMSI Cabang Kota Kendari Dibekukan, Akan Dilakukan Konsolidasi Dan Penataan Organisasi

Mei 22, 2026

Masyarakat Desa Lambusango Buton Kecewa, Blokir Jalan Hauling PT. Bumi Buton Delta Megah

Mei 30, 2026

MAP HUKUM Sultra Desak Polda Segera Tetapkan Eks Sekwan Konut Tersangka

Juni 1, 2026
I Wayan Disel Astawa

I Wayan Disel Astawa Mundur Dari Pilkada Badung

0

Polemik Sewakan Tanah Tanpa Sepengetahuan Krama Kembali Memanas, Warga Desa Adat Bugbug Sepakat Gelar Paruman

0

24 Mahasiswa Magister Manajemen FEB Unud Terhipnotis, Rasakan Konsep Tri Hita Karana The Royal Pita Maha dan Taman Dedari

0

Puan Maharani Kembali Jadi Ketua DPR RI Periode 2024-2029

0
Jejak Karier Silmy Karim, Wamen Imipas Sampai Akhirnya Ditahan KPK

Jejak Karier Silmy Karim, Wamen Imipas Sampai Akhirnya Ditahan KPK

Juni 3, 2026
Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

KPK Juga Tangkap Eks Plt Dirjen Imigrasi & Kakanwil Imigrasi Jabar

Juni 3, 2026
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim

Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Termasuk 10 orang Diamankan dari Bali

Juni 3, 2026
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (03/06).

Dadan Hindayana dan dua eks wakil kepala BGN jadi tersangka korupsi, Langsung DIjebloskan ke Penjara

Juni 3, 2026

Recent News

Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

KPK Juga Tangkap Eks Plt Dirjen Imigrasi & Kakanwil Imigrasi Jabar

Juni 3, 2026
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim

Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Termasuk 10 orang Diamankan dari Bali

Juni 3, 2026
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (03/06).

Dadan Hindayana dan dua eks wakil kepala BGN jadi tersangka korupsi, Langsung DIjebloskan ke Penjara

Juni 3, 2026
Kepala BGN Nanik S Deyang

Profil dan Jejak Karir Nanik S Deyang, Kepala BGN yang Baru

Juni 2, 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi

Mensesneg Beberkan Alasan Presiden Tunjuk Nanik jadi Kepala BGN

Juni 2, 2026
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

Juni 2, 2026

Tentang

BeritaSirkulasi.com merupakan Media online dan situs berita terpercaya di Indonesia dibawah manajemen PT. Mirah Media Sirkulasi sebagai perusahaan Media Cyber. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

Redaksi

Susunan Redaksi

Follow Us

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

BeritaSirkulasi.com © 2026

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan

BeritaSirkulasi.com © 2026

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.