• Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact
Berita Sirkulasi Terkini
Advertisement
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
Berita Sirkulasi Terkini
No Result
View All Result

Beranda » Blog » Badung » Antisipasi Atas Merebaknya Virus Nipah, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tingkatkan Pengawasan Penumpang

Antisipasi Atas Merebaknya Virus Nipah, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tingkatkan Pengawasan Penumpang

Redaksi by Redaksi
Januari 28, 2026
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

296
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Badung, Sirkulasi | Sehubungan dengan meningkatnya kasus penularan Virus Nipah di luar negeri, kami secara intensif melakukan koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar dalam hal pengawasan di lingkungan bandara. Seluruh personel di lingkungan bandara berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh dalam pencegahan penularan Virus Nipah di area kedatangan bandara.

“Dalam hal pengawasan Virus Nipah, terdapat 2 unit thermal scanner di kedatangan internasional, 1 unit di kedatangan domestik, dan 1 unit yang disiagakan di terminal VIP. Jika ditemukan penumpang yang menunjukkan gejala, maka akan ditindak lanjuti pihak BBKK dengan merujuk penumpang tersebut ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, Denpasar.” ujar Humas PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi pada Rabu, (28/1).

Bagi penumpang yang akan terbang dari dan menuju Pulau Bali, kami imbau untuk terus menjaga kesehatan dan senantiasa memantau perkembangan informasi terkini terkait Virus Nipah demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Baca Juga

Catat!, Ini 21 Jenis Penyakit dan Layanan Kesehatan yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Imbas Serangan Israel ke Iran, Sejumlah Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Mengalami Penundaan

Adapun bagi penumpang yang merasa kondisi kesehatannya menurun dan terdapat gejala awal Virus Nipah seperti demam, kami imbau untuk segera menghubungi petugas bandara terdekat atau petugas BBKK di bandara.

Apa Itu Virus Nipah?

ADVERTISEMENT

Virus nipah (NiV) adalah virus zoonosis yang berarti dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini termasuk dalam genus Henipavirus dan keluarga Paramyxoviridae. Pertama kali diidentifikasi pada tahun 1998 di Malaysia saat terjadi wabah di kalangan peternak babi.

Sejak saat itu, virus nipah terus menjadi perhatian dunia karena potensi pandeminya dan tingkat kematian yang tinggi.

Menurut data dari World Health Organization (WHO), infeksi virus nipah dapat menyebabkan penyakit yang parah pada manusia, mulai dari infeksi pernapasan hingga ensefalitis (radang otak) yang mematikan.

Sampai saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk infeksi virus nipah, sehingga pencegahan menjadi kunci utama.

ADVERTISEMENT

Cara Penularan Virus Nipah

Virus nipah menyebar melalui beberapa jalur utama:

  • Hewan ke manusia: Kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, terutama kelelawar buah dan babi. Peternak babi dan orang yang sering berinteraksi dengan hewan berisiko tinggi terinfeksi.
  • Makanan terkontaminasi: Mengonsumsi produk makanan yang terpapar cairan tubuh hewan terinfeksi, seperti nira kelapa mentah yang dikumpulkan di dekat habitat kelelawar atau buah-buahan yang digigit kelelawar.
  • Manusia ke manusia: Kontak erat dengan cairan tubuh (darah, urin, air liur, atau cairan pernapasan) dari orang yang terinfeksi. Penularan ini sering terjadi di lingkungan rumah sakit atau keluarga.

Berbagai Gejala Virus Nipah yang Perlu Dikenali

Rentang waktu munculnya gejala setelah terpapar virus Nipah (masa inkubasi) adalah sekitar 4–14 hari. Gejala awal infeksi virus Nipah bisa mirip dengan gejala flu biasa. Kemudian, saat infeksi berlanjut, akan muncul gejala berat akibat peradangan dan pembengkakan otak (ensefalitis) hingga kematian.

Setelah masa inkubasi selesai, akan muncul gejala awal yang bisa berlangsung selama 3–14 hari pertama. Gejala-gejala yang bisa muncul adalah sebagai berikut:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sulit bernapas
  • Diare
  • Muntah

Jika infeksi berlanjut, akan muncul gejala yang berat dan parah akibat ensefalitis. Berikut ini adalah beberapa gejala yang terjadi di fase radang otak:

  • Kantuk berat
  • Perasaan kebingungan dengan tempat dan waktu (disorientasi)
  • Sulit fokus dan konsentrasi
  • Kejang
  • Koma

Gejala radang otak ini bisa dengan cepat memburuk, biasanya dalam 24–48 jam. Pada sekitar 40–75% kasus infeksi virus Nipah yang berat, kematian bisa terjadi setelah gejala radang otak muncul.

Beberapa kasus infeksi virus Nipah juga ada yang bersifat laten. Artinya, munculnya gejala, baik yang ringan maupun berat, baru terjadi setelah beberapa bulan hingga tahun sejak pertama kali terinfeksi.

Sampai saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan infeksi virus Nipah, begitu pula vaksin untuk mencegah penyakit ini. Penanganan yang ada difokuskan untuk mengobati gejala, mencegah kekurangan cairan, dan membiarkan penderita untuk beristirahat.

Namun, ada beberapa obat yang dinilai berpotensi untuk digunakan dalam penanganan virus Nipah, yaitu imunoterapi dengan antibodi monoklonal, remdesivir, dan ribavirin.

Meski belum ada laporan kasus infeksi virus Nipah di Indonesia, Anda tetap perlu waspada karena virus tergolong mudah menular dari hewan atau orang yang terinfeksi sehingga dianggap berpotensi menjadi pandemi. Sebisa mungkin, hindari kontak dengan hewan atau orang yang sakit, terutama di daerah tempat terjadinya wabah.

Apabila Anda pernah kontak dengan hewan atau orang yang diduga terinfeksi virus Nipah dan mengalami gejala demam, batuk, nyeri otot, sakit kepala, serta lemas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.(*ade)

Sumber: Kemenkes

Referensi:

Hafeez, M., et al. (2025). Navigating Nipah Virus: Insights, Challenges, and Recommendations. New Microbes and New Infections, 64, pp. 101575.
Madhukalya, R., et al. (2025). Nipah Virus: Pathogenesis, Genome, Diagnosis, and Treatment. Applied Microbiology and Biotechnology, 109(1), pp. 158.
Garbuglia, A., et al. (2023). Nipah Virus: An Overview of the Current Status of Diagnostics and Their Role in Preparedness in Endemic Countries. Viruses, 15(10), pp. 2062.
World Health Organization (2024). Nipah Virus Infection.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023). Mengenal Virus Nipah Dan Gejalanya.
Cleveland Clinic (2023). Nipah Virus.

Tags: BadungCovidfluKesehatanNgurah RaiVirus
Tweet16Share25Send
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Penyakit dan Layanan Kesehatan yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan
Kesehatan

Catat!, Ini 21 Jenis Penyakit dan Layanan Kesehatan yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

by Redaksi
Juli 4, 2026
0
302

Jakarta, Sirkulasi | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dirancang sebagai program jaminan kesehatan nasional yang bertujuan untuk memberikan perlindungan...

Read more
Kesehatan

Indonesia Memperkuat Deteksi Dini Penularan Virus Nipah yang Mengancam

by Redaksi
Februari 9, 2026
0
292

Jakarta, Sirkulasi | Meski belum ditemukan kasus Virus Nipah di Indonesia, ancaman virus nipah yang menghantui kawasan Asia Selatan, juga...

Read more
Kesehatan

Tercatat Ada 62 Kasus ‘Super Flu’ Di Indonesia, Apa Saja Gejalanya Dan Apakah Meningkatkan Risiko Kematian?

by Redaksi
Januari 4, 2026
0
312

Jakarta, Sirkulasi | ementerian Kesehatan diminta mewaspadai peningkatan kasus influenza A subclade K yang dikenal dengan super flu. Sebab, varian...

Read more
  • TERKINI
  • TRENDING
  • KOMENTAR
Sing-Ken-Ken-Lifestyle-Boutique-Hotel_Seminyak

Kurator Sing Ken Ken Digugat ke PN Denpasar oleh Broker

Juli 18, 2026
Anak Agung Gede Agung Aryawan

Tahun 2010 UMP Bali Setara UMP Jakarta, Sekarang Berbeda Jauh. Sekretaris ARUN Bali Soroti Dampak Politik Dana Hibah

Juli 19, 2026
Celebes Conservation Center Sulawesi Tenggara

PT Fatwa Bumi Sejahtera DIduga Babat Hutan di Sultra Tanpa Penataan Areal Kerja (PAK)

Juli 22, 2026
Bos Tambang PT Bososi Kariatun Tan dijemput Interpol Polri

Buronan Bos Tambang PT Bososi dipulangkan ke RI, Kariatun Tan dijemput Interpol Polri

Juli 16, 2026
PT Tiran Janji Pembangunan Smelter

KASTARA Open Donasi untuk Pembangunan Smelter PT Tiran

Juli 22, 2026
Celebes Conservation Center Sulawesi Tenggara

PT Fatwa Bumi Sejahtera DIduga Babat Hutan di Sultra Tanpa Penataan Areal Kerja (PAK)

Juli 22, 2026
ArgentinavsSpanyol_copy_800x424

Prediksi Final Worlcup 2026, Spanyol Unggul 3-2

Juli 19, 2026
ATM Bank Himbara

Terbaru, 3 Bank Himbara Keluarkan Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI

Juli 19, 2026

BERITA TERKINI

Celebes Conservation Center Sulawesi Tenggara

PT Fatwa Bumi Sejahtera DIduga Babat Hutan di Sultra Tanpa Penataan Areal Kerja (PAK)

Juli 22, 2026
305
ArgentinavsSpanyol_copy_800x424

Prediksi Final Worlcup 2026, Spanyol Unggul 3-2

Juli 19, 2026
297
ATM Bank Himbara

Terbaru, 3 Bank Himbara Keluarkan Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI

Juli 19, 2026
298
Anak Agung Gede Agung Aryawan

Tahun 2010 UMP Bali Setara UMP Jakarta, Sekarang Berbeda Jauh. Sekretaris ARUN Bali Soroti Dampak Politik Dana Hibah

Juli 19, 2026
307
Sing-Ken-Ken-Lifestyle-Boutique-Hotel_Seminyak

Kurator Sing Ken Ken Digugat ke PN Denpasar oleh Broker

Juli 18, 2026
317
Ilustrasi-pembunuhan-sirkulasi

Motif Cemburu, WN Singapura Cekik Pacar di Bali Hingga Tewas

Juli 17, 2026
299

Saluran Utama Google News Berita Sirkulasi

BERITA SIRKULASI TERKINI

BeritaSirkulasi.com merupakan situs berita Media online dibawah manajemen PT. Mirah Media Sirkulasi sebagai perusahaan Media Cyber. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

logo_sirkulasi
 

ALAMAT REDAKSI

Alamat Redaksi : Jln. Gunung Salak, Komplek Perum Prada No.1E Padang Sambiankelod, Denpasar Barat
Kode Pos: 80117.
Emal : beritasirkulasi@gmail.com
Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact

BeritaSirkulasi.com © 2026

No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan

BeritaSirkulasi.com © 2026