• Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact
Berita Sirkulasi Terkini
Advertisement
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
Berita Sirkulasi Terkini
No Result
View All Result

Beranda » Blog » Kraton Solo » Awal Mula Konflik Suksesi Takhta Raja Surakarta

Awal Mula Konflik Suksesi Takhta Raja Surakarta

Redaksi by Redaksi
November 15, 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Kraton Surakarta

309
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Solo, Sirkulasi | Konflik perebutan takhta mewarnai agenda besar pelantikan Raja Surakarta baru setelah Sri Susuhunan Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIII wafat pada 2 November lalu.

Dua anak Pakubuwono XIII, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau biasa disapa Gusti Purbaya dan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi alias Mangkubumi saling klaim berebut takhta.

Gusti Purbaya merupakan anak bungsu atau putra tunggal PB XIII dari istri ketiganya, permaisuri GKR Pakubuwana (atau KRAy Pradapaningsih). Sedangkan Mangkubumi adalah anak sulung sekaligus putra tertua dari istri keduanya, KRAy Winari Sri Haryani.

Baca Juga

KGPH Mangkubumi Dinobatkan Keluarga Besar Sebagai Pakubuwana XIV

Keraton Kasunanan Surakarta Berduka, Paduka Raja Hadiningrat Sri Susuhunan Pakubuwana XIII Wafat

Drama perebutan takhta kembali mengguncang Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat usai wafatnya Pakubuwono XIII Hangabehi. Konflik terbaru ini pecah setelah putra-putri mendiang raja mengklaim diri sebagai penerus sah takhta kerajaan.

ADVERTISEMENT

Konflik bermula saat Susuhunan Pakubuwana XII wafat tanpa sempat menunjuk permaisuri maupun putera mahkota. Kemudian Gusti Purbaya, putra bungsu PB XIII, menyatakan diri sebagai raja baru bergelar Pakubuwono XIV (PB XIV).

ADVERTISEMENT

Krisis tersebut memunculkan kedua anak Sinuhun yang saling mengklaim pemangku takhta sah, yakni Hangabehi dan Tedjowulan. Bahkan, masing-masing pihak menyelenggarakan acara pemakaman ayahnya secara terpisah. Akan tetapi, konsensus keluarga telah mengakui bahwa Hangabehi yang diberi gelar Pakubuwana XIII.

Urutan Peristiwa

11 Juni 2004 – Susuhunan Pakubuwana XII wafat tanpa menunjuk permaisuri maupun putra mahkota.

10 Juli 2004 – Rapat Forum Komunikasi Putra-Putri (FKPP) Pakubuwana XII menetapkan bahwa KGPH Hangabehi sebagai putra tertua Pakubuwana XII yang berhak menjadi raja selanjutnya.

31 Agustus 2004 – Tejowulan keluar dari keraton, dan diangkat sebagai Susuhunan Pakubuwana XIII oleh beberapa pihak di Sasana Purnama, Badran, Kottabarat, Surakarta yang merupakan rumah dari Mooryati Soedibyo.

10 September 2004 – KGPH Hangabehi naik takhta sebagai Susuhunan Pakubuwana XIII.

9 November 2004, KGPH Tedjowulan, putra dari selir lain, juga menobatkan diri sebagai raja dengan dukungan sebagian besar saudara dan abdi dalem yang menilai dirinya lebih layak memimpin Kasunanan Surakarta.

Dari sinilah muncul istilah “raja kembar”, di mana Keraton Surakarta memiliki dua penguasa dengan pendukung masing-masing.

Pihak Tedjowulan menolak keabsahan “Wasiat Tawangmangu” dan menilai dokumen itu tidak sah karena tidak diketahui seluruh ahli waris.

4 Juni 2012 – Penandatanganan kesepahaman antara Hangabehi dan Tedjowulan, didukung oleh empat perwakilan menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pekerjaan Umum serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan bahwa Hangabehi tetap menjadi raja Pakubuwana XIII, sedangkan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan sebagai wakil atau Mahapatih.

15 Juni 2012 – Beberapa pihak keraton yang menolak perdamaian tidak menerima Tejowulan sebagai Mahapatih, dan menimbulkan keributan ketika Tejowulan menghadiri acara Tingalan Jumenengan ke-8 Pakubuwana XIII.

26 Agustus 2013 – GKR Wandansari dan beberapa kerabat keraton yang tergabung di kubu Lembaga Dewan Adat memaksa masuk ke dalam Sasana Putra di kawasan Keraton Surakarta dan membuat kekacauan dengan membubarkan secara paksa acara halal bihalal sekaligus pengukuhan Tejowulan sebagai mahapatih yang diadakan oleh Pakubuwana XIII.

27 Agustus 2013 – sebuah mobil Hardtop Land Cruiser milik mantan Bupati Wonogiri, Begug Purnomosidi ditabrakkan ke pintu gerbang Keraton Solo dengan alasan bahwa PB XIII terkunci dalam keraton.[7] Anggota polisi dan TNI terpaksa diturunkan bersiaga, menjaga agar tidak terjadi bentrok fisik.

3 Desember 2014 – Lembaga Dewan Adat menuduh Hangabehi melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang gadis SMK berusia 15 tahun,[9] tidak pernah menjalankan atau mengikuti upacara adat, serta mengangkat pemberontak menjadi pejabat[10] sehingga Lembaga Adat Keraton memberhentikannya dan mengangkat GPH Puger sebagai Pelaksana jabatan raja.

15 Maret 2017 – Hangabehi digugat oleh salah satu anaknya, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, dan keponakan bernama BRM Aditya Soerya Harbanu dengan alasan “telah melakukan tindakan melanggar hukum”.[11] Pada 15 April 2017, Putri Raja Keraton Solo, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, dikurung di dalam keputren atau kediaman putri-putri raja terkait konflik keraton Solo.

April 2017 – Pakubuwana XIII dan Tejowulan kembali masuk ke dalam keraton dan menyelenggarakan upacara Tingalan Jumenengan ke-13 yang dihadiri oleh keluarga, abdidalem, perwakilan masyarakat, dan beberapa pejabat tinggi pemerintahan

18 Oktober 2017 – Seorang pembantu dari Timoer bernama Sriyatun atau Mbah Atun diusir tujuh pria berbadan besar suruhan pamannya, KGPH Benowo, dari keraton.

27 Februari 2022 – Pakubuwama XIII mengangkat putra mahkota dan permaisuri pada acara Tingalan Jumenengan ke-18. Asih Winarni, istri ketiganya diangkat menjadi permaisuri (prameswari dalem) dengan gelar GKR Pakubuwono. Sedangkan anak dari permaisuri yakni KGPH Purubaya diangkat menjadi putra mahkota dengan gelar Kanjeng Gusti Adipati Anom Sudibyo Rajaputra Narendra Ing Mataram, yang menuai kritik dari kubu Lembaga Dewan Adat.[15] Dewan Adat menganggap pengangkatan tersebut tidak sah karena terjadi atas kemauan pribadi Sinuhun, bukan atas mufakat bersama antara Sinuhun dengan para sentana dalem.

23 Desember 2022 – keraton diserang oleh puluhan orang tak dikenal yang menyerang abdi dalem dan beberapa anggota keluarga keraton. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kejadian itu, tetapi penyerangan tersebut menimbulkan korban luka dari pihak keluarga keraton.

5 Januari 2023 – wali kota Surakarta Gibran Rakabuming mengumpulkan pihak-pihak keraton yang sempat bertikai, antara lain Sinuhun Pakubuwana XIII beserta permaisuri dan putra mahkota, dengan kerabat dari Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta yang dipimpin oleh GKR Koes Murtiyah Wandansari. Pertemuan tersebut dilaksanakan secara tertutup di Loji Gandrung, yang diakhiri dengan kesepakatan perdamaian antar kedua belah pihak.

November 2025 – Pada tanggal 2 November, Pakubuwono XIII meninggal dunia dan pemakaman diselenggarakan pada tanggal 5 November. Saat pelepasan jenazah, Purbaya mendeklarasikan diri sebagai Pakubuwana XIV.

Tedjowulan menyatakan bahwa sejak meninggalnya Pakubuwana XIII ia menjadi pelaksana tugas raja keraton hingga raja baru disepakati oleh semua pihak keraton.

Pihak Keraton menyatakan bahwa jumenengan (penobatan) Pakubuwana XIV akan diselenggarakan pada tanggal 15 November. Pada tanggal 13 November, Pihak Lembaga Dewan Adat mengangkat KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwana XIV di Sasana Handrawina.

Hangabehi merupakan putra tertua Pakubuwana XIII dengan KRAy Winarni, tetapi mereka telah bercerai sebelum sang raja naik takhta.

Pihak Keraton melalui GKR Timoer Rumbay menyatakan bahwa jumenengan tetap akan diselenggarakan sesuai jadwal di Sitihinggil.

Tags: Kraton SoloPaku Buwono XIIISuksesiSurakarta
Tweet16Share26Send
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Akui Rumah di Sentul Miliknya
Nasional

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Akui Rumah di Sentul Miliknya

by Redaksi
Juli 11, 2026
0
305

Jakarta, Sirkulasi | Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya...

Read more
Presiden Prabowo Terima Tony Blair di Kertanegara, Pererat Silaturahmi dan Bahas Perkembangan Strategis Global
Nasional

Presiden Prabowo Terima Tony Blair di Kertanegara, Pererat Silaturahmi dan Bahas Perkembangan Strategis Global

by Redaksi
Juli 7, 2026
0
299

Jakarta, SIrkulasi | Presiden Prabowo Subianto menerima mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada...

Read more
Presiden Prabowo dan PM Singapura Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama
Nasional

Presiden Prabowo dan PM Singapura Wong Sepakati 26 Dokumen Kerja Sama

by Redaksi
Juli 7, 2026
0
302

Jakarta, SIrkulasi | Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong memimpin Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura...

Read more
Presiden Prabowo Subianto Hari Bhayangkara
Nasional

Momentum Hari Bhayangkara, Pesan Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

by Redaksi
Juli 3, 2026
0
303

Jakarta, Sirkulasi | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin...

Read more
Logo HUT RI ke-81
Nasional

Pemerintah Resmi Umumkan Pemenang dan Luncurkan Logo dan Identitas Visual Kemerdekaan RI

by Redaksi
Juli 1, 2026
0
310

Jakarta, Sirkulasi | Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

Read more
Rapor Murid SD Disita Istri Polisi Untuk Jaminan Utang
Nasional

Miris!, Rapor Murid SD Disita Istri Polisi Untuk Jaminan Utang

by Redaksi
Juni 25, 2026
0
309

Baubau, Sirkulasi | Seorang murid kelas 4 SD Negeri 3 Baubau, Sulawesi Tenggara, berinisial LK (9), diduga tidak menerima rapornya...

Read more
  • TERKINI
  • TRENDING
  • KOMENTAR
Arwan Rakmin., S.H.M.H., Kuasa Hukum Nurminah

Tak disangka, Tanah 1.900 meter persegi diserobot, Pelaku diduga Gembong Mafia Tanah

Juli 24, 2026
PT. Sultra Industri Park

Hutan di Bombana dibabat Untuk Tambang Ilegal, diduga Ada Cuk Rp17,5 Juta Perhari

Juli 25, 2026
alexandra-askandar-skandal

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Petinggi Bank Himbara Yang diisukan Memiliki Kedekatan Dengan Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Juni 10, 2026

Satpol PP Bali Sidak Step Up Hotel, Temukan Tinggi Bangunan Diduga Langgar Aturan

Oktober 18, 2025
Proyek Pembangunan Perumahan Subsidi Alexandria Hills Diduga Belum Memiliki Izin Lengkap

Proyek Pembangunan Perumahan Subsidi Alexandria Hills Diduga Belum Memiliki Izin Lengkap

Juli 26, 2026
PT. Sultra Industri Park

Hutan di Bombana dibabat Untuk Tambang Ilegal, diduga Ada Cuk Rp17,5 Juta Perhari

Juli 25, 2026
Arwan Rakmin., S.H.M.H., Kuasa Hukum Nurminah

Tak disangka, Tanah 1.900 meter persegi diserobot, Pelaku diduga Gembong Mafia Tanah

Juli 24, 2026
JANGKAR Sultra Ajukan RDP di DPRD Tak Kunjung Digelar, Publik Patut Curiga

JANGKAR Sultra Ajukan RDP di DPRD Tak Kunjung Digelar, Publik Patut Curiga

Juli 24, 2026

BERITA TERKINI

PT. Sultra Industri Park

Hutan di Bombana dibabat Untuk Tambang Ilegal, diduga Ada Cuk Rp17,5 Juta Perhari

Juli 25, 2026
303
Arwan Rakmin., S.H.M.H., Kuasa Hukum Nurminah

Tak disangka, Tanah 1.900 meter persegi diserobot, Pelaku diduga Gembong Mafia Tanah

Juli 24, 2026
311
JANGKAR Sultra Ajukan RDP di DPRD Tak Kunjung Digelar, Publik Patut Curiga

JANGKAR Sultra Ajukan RDP di DPRD Tak Kunjung Digelar, Publik Patut Curiga

Juli 24, 2026
297
Open Donasi KASTARA Kejar Tahanan Polres Kolut

Open Donasi KASTARA untuk Kejar Tahanan Kabur di Polres Kolaka Utara

Juli 24, 2026
300
PT Tiran Janji Pembangunan Smelter

KASTARA Open Donasi untuk Pembangunan Smelter PT Tiran

Juli 22, 2026
300
Celebes Conservation Center Sulawesi Tenggara

PT Fatwa Bumi Sejahtera DIduga Babat Hutan di Sultra Tanpa Penataan Areal Kerja (PAK)

Juli 22, 2026
308

Saluran Utama Google News Berita Sirkulasi

BERITA SIRKULASI TERKINI

BeritaSirkulasi.com merupakan situs berita Media online dibawah manajemen PT. Mirah Media Sirkulasi sebagai perusahaan Media Cyber. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

logo_sirkulasi
 

ALAMAT REDAKSI

Alamat Redaksi : Jln. Gunung Salak, Komplek Perum Prada No.1E Padang Sambiankelod, Denpasar Barat
Kode Pos: 80117.
Emal : beritasirkulasi@gmail.com
Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact

BeritaSirkulasi.com © 2026

No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan

BeritaSirkulasi.com © 2026