• Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact
Berita Sirkulasi Terkini
">
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
Berita Sirkulasi Terkini
No Result
View All Result

Beranda » Ormas Arun Bali Siap Kawal Integrasi Data Desa hingga Provinsi dalam Agenda Baleg DPR RI di Bali

Ormas Arun Bali Siap Kawal Integrasi Data Desa hingga Provinsi dalam Agenda Baleg DPR RI di Bali

Redaksi by Redaksi
Maret 8, 2026
in Nasional
Reading Time: 4 mins read
0
Ketua Badan Legislasi DPR RI, Bob Hasan (tengah), didampingi Sekretaris Ormas Arun Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T. (kiri), dan anggota Ormas Arun Bali, Bang Umbu, saat Kunjungan Kerja Baleg DPR RI dalam rangka pembahasan urgensi Satu Data Indonesia di Ruang Bangsa Universitas Udayana, Senin (2/3/2026). (foto: ama)

301
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Profil Kapolri Baru Komjen Suyudi Ario Seto dan Perjalanan Kariernya

Sekretaris DPD ARUN Bali Kritisi Dugaan Uang Atensi dan Perjamuan Gratis Oknum Pejabat, Picu UMP Murah Rp 3,2 Juta di Bali

Denpasar, Sirkulasi | Kunjungan Kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam rangka pembahasan urgensi Satu Data Indonesia ke Provinsi Bali digelar di Ruang Bangsa Universitas Udayana. Agenda ini menghadirkan jajaran legislator pusat, pimpinan universitas, akademisi, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan, termasuk Ormas Arun Bali, dalam forum resmi yang membahas arah pembentukan regulasi Satu Data Indonesia menjadi undang-undang.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Lampung II. Ia juga tercatat sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi penegakan hukum. Dalam forum tersebut, Bob Hasan menyampaikan bahwa penguatan Satu Data Indonesia menjadi undang-undang merupakan kebutuhan mendesak guna memastikan perencanaan pembangunan nasional, daerah, hingga desa berbasis data yang valid dan terintegrasi.

Bob Hasan menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan nasional selama ini sering menghadapi kendala perbedaan data antarlevel pemerintahan. Menurutnya, data kegiatan desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat harus berada dalam satu sistem yang sinkron agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ia menegaskan bahwa data yang tidak valid akan menghasilkan kebijakan yang tidak tepat sasaran.

Ia menyampaikan bahwa Baleg DPR RI saat ini berada pada tahap awal penyusunan draft rancangan undang-undang terkait Satu Data Indonesia. Draft tersebut, lanjutnya, akan segera dirampungkan sebelum memasuki tahap pembahasan lanjutan bersama pemerintah dan fraksi-fraksi di DPR RI. Ia menyatakan bahwa regulasi tersebut nantinya akan mengatur mekanisme pengumpulan, verifikasi, integrasi, pemanfaatan, hingga pengawasan data secara nasional.

Dalam paparannya, Bob Hasan juga mengungkapkan bahwa regulasi yang sedang disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga akan memuat ketentuan sanksi. Ia menyebutkan adanya kemungkinan sanksi administratif maupun sanksi pidana terhadap pihak yang dengan sengaja memanipulasi, menyalahgunakan, atau tidak menjalankan kewajiban pengelolaan data sebagaimana diatur dalam undang-undang.

ADVERTISEMENT

Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. dalam sambutannya menyatakan dukungan terhadap upaya legislasi tersebut. Ia menilai bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas metodologi pendataan dan analisis kebijakan publik. Menurutnya, universitas siap menjadi mitra pemerintah dalam pengembangan sistem data yang berbasis kajian ilmiah dan teknologi informasi.

Forum di Ruang Bangsa Universitas Udayana berlangsung dalam format dialog terbuka. Sejumlah akademisi menyampaikan pandangan mengenai tantangan integrasi data, termasuk persoalan perbedaan standar pengumpulan data antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia di daerah, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pemerintahan desa.

Dalam diskusi tersebut juga mengemuka persoalan ketidaksinkronan data bantuan sosial, data kependudukan, serta data ekonomi daerah yang kerap menimbulkan polemik di masyarakat. Beberapa peserta forum menilai bahwa penguatan payung hukum Satu Data Indonesia menjadi undang-undang dapat memperjelas tanggung jawab antarinstansi dan mempertegas mekanisme koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

Kehadiran Ormas Arun Bali dalam forum tersebut menjadi salah satu sorotan. Sebagai Ketua Umum Ormas Arun Bali ia menyampaikan apresiasi Baleg DPR RI dan Universitas Udayana atas ruang partisipasi yang diberikan kepada organisasi masyarakat. Ia menilai bahwa penguatan Satu Data Indonesia harus melibatkan masyarakat sipil sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial.

Ia menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki jaringan hingga tingkat desa yang dapat membantu proses verifikasi data di lapangan. Menurutnya, data bukan hanya instrumen perencanaan pembangunan, tetapi juga alat pengawasan publik terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Ormas Arun Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T., dalam kesempatan yang sama menyampaikan pandangan organisasi secara lebih teknis. Ia menyebutkan bahwa di lapangan masih ditemukan perbedaan angka antara data desa, kabupaten, dan provinsi, khususnya terkait jumlah penduduk, angka kemiskinan, serta penerima bantuan sosial.

Ia menyatakan bahwa ketidaksinkronan tersebut berpotensi menimbulkan salah sasaran kebijakan dan ketidakadilan distribusi anggaran. Oleh karena itu, ia mendorong agar sistem Satu Data Indonesia berbasis pada integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terhubung dengan sistem administrasi kependudukan nasional.

Anak Agung Gede Agung Aryawan juga menyoroti karakteristik Bali yang memiliki struktur desa adat. Ia menyampaikan bahwa sistem pendataan pemerintah perlu mempertimbangkan struktur sosial adat agar data yang dihasilkan lebih kontekstual dan akurat.

Ia menegaskan bahwa Ormas Arun Bali siap mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi data di tingkat desa melalui edukasi dan pendampingan. Menurutnya, pembaruan data secara berkala harus menjadi budaya administrasi pemerintahan desa.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi akses data bagi publik sebagai bagian dari prinsip akuntabilitas. Ia berharap regulasi yang sedang disusun DPR RI nantinya mengatur mekanisme partisipasi masyarakat dalam proses audit dan pengawasan data pembangunan.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah peserta mempertanyakan kesiapan infrastruktur teknologi informasi di daerah dalam mendukung integrasi data nasional. Beberapa perwakilan pemerintah daerah menyampaikan bahwa masih terdapat kendala jaringan internet di sejumlah wilayah serta keterbatasan perangkat keras dan lunak pendukung sistem digitalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Bob Hasan menyatakan bahwa pembentukan undang-undang Satu Data Indonesia akan mempertimbangkan aspek kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Ia menyebutkan bahwa regulasi akan disusun secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan daerah.

Ia juga menekankan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia. Menurutnya, tanpa komitmen bersama, sistem yang dibangun tidak akan berjalan efektif.

Kegiatan kunjungan kerja ini berlangsung selama beberapa jam dengan rangkaian pemaparan materi, dialog interaktif, dan penyerahan masukan tertulis dari berbagai pihak. Baleg DPR RI mencatat sejumlah rekomendasi dari akademisi dan organisasi masyarakat sebagai bahan penyempurnaan draft rancangan undang-undang.

Bob Hasan menutup kegiatan dengan menyampaikan terima kasih kepada Rektor Universitas Udayana dan seluruh civitas akademika atas dukungan dan partisipasi dalam forum tersebut. Ia menegaskan bahwa Bali menjadi salah satu daerah penting dalam rangkaian kunjungan kerja Baleg DPR RI terkait pembahasan Satu Data Indonesia.

ADVERTISEMENT

Ia menyatakan bahwa setelah tahap kunjungan kerja ke berbagai daerah, Baleg DPR RI akan melanjutkan proses penyusunan draft dan menjadwalkan pembahasan resmi di tingkat DPR RI. Targetnya, regulasi tersebut dapat segera dibahas bersama pemerintah untuk kemudian ditetapkan menjadi undang-undang.

Kunjungan kerja di Ruang Bangsa Universitas Udayana tersebut menjadi bagian dari agenda nasional dalam memperkuat tata kelola data berbasis integrasi dan akurasi. Forum ini menandai komitmen DPR RI untuk melibatkan akademisi dan masyarakat dalam proses pembentukan regulasi yang berdampak luas terhadap perencanaan pembangunan nasional. ama/ksm

Tags: Arun BaliDPD Golkar BaliKetua DPR RI
Tweet16Share25Send
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Headline

Menhut Sebutkan Enam Nama Perusahaan Diduga Picu Karhutla, Berikut Daftarnya

by Redaksi
Oktober 21, 2026
0
296

Jakarta, Berita Sirkulasi | Pemerintah menjatuhkan sanksi administratif terhadap enam perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sanksi...

Read more
Busyro Muqoddas
Headline

Busyro Muqoddas Dorong Pers Investigasi Dampak Industri Nikel

by Redaksi
Oktober 19, 2026
0
298

JAKARTA, Berita Sirkulasi | Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi, Busyro Muqoddas, mendorong insan pers melakukan investigasi profesional terhadap...

Read more
Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI–Polri untuk Indonesia
Headline

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI–Polri untuk Indonesia

by Redaksi
Oktober 5, 2026
0
300

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI–Polri untuk Indonesia Jakarta, Berita Sirkulasi | Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Read more
Peringatan HUT ke-81 TNI Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI_2
Headline

Peringatan HUT ke-81 TNI Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk 6 Kodam

by Redaksi
Oktober 5, 2026
0
299

Jakarta, Berita Sirkulasi | Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari...

Read more
Gempa Bumi M6,1 – 30 km BaratDaya Sumbabaratdaya-NTT
Headline

Gempabumi Tektonik M6,1 di Sumba Barat Daya, NTT Tidak Berpotensi Tsunami

by Redaksi
Oktober 4, 2026
0
298

Bima, Berita Sirkulasi - Hari Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 05.55.52 WIB, Pantai Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara...

Read more
Presiden Prabowo Kumpulkan Ombudsman RI di Istana
Headline

Presiden Prabowo Kumpulkan Ombudsman RI di Istana, Nuzran Joher Jadi Ketua

by Redaksi
Oktober 3, 2026
0
299

Jakarta, Berita Sirkulasi | Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah Ketua dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia untuk sisa masa jabatan...

Read more
  • TERKINI
  • TRENDING
  • KOMENTAR
Kapolri Ungkap Pihak Asing dan Negara Tetangga Terlibat Karhutla di RI

Kapolri Ungkap Pihak Asing Terlibat Karhutla di RI, Ada Negara Tetangga

Oktober 20, 2026
Singapura-penyebab-ihsg-anjlok

Eks Mendag Semprot Singapura soal Karhutla: Buang Sampah dan BAB di RI

Oktober 20, 2026
Terpidana Chalas Kromoto kasus merek

Kejari Jakarta Timur Eksekusi Terpidana Chalas Kromoto Terkait Kasus Pelanggaran Merek

Agustus 6, 2026
Busyro Muqoddas

Busyro Muqoddas Dorong Pers Investigasi Dampak Industri Nikel

Oktober 19, 2026
AI Indonesia

Jarang Diketahui, Pusat Data AI Butuh 18,9 juta Liter Air Setiap Hari

Oktober 22, 2026
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Menhut Sebutkan Enam Nama Perusahaan Diduga Picu Karhutla, Berikut Daftarnya

Oktober 21, 2026
KPK Tak Setuju Usulan Luhut ke Prabowo soal Definisi Korupsi

KPK Tak Setuju Usulan Luhut ke Prabowo soal Kerugian Negara Bukan Korupsi

Oktober 21, 2026
Kim Jong Un appears at clothing expo after latest internet rumors on death

Kim Jong Un Muncul Di Pameran Fashion Setelah Beredar Rumor Kematiannya

Oktober 21, 2026

BERITA TERKINI

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Menhut Sebutkan Enam Nama Perusahaan Diduga Picu Karhutla, Berikut Daftarnya

Oktober 21, 2026
296
KPK Tak Setuju Usulan Luhut ke Prabowo soal Definisi Korupsi

KPK Tak Setuju Usulan Luhut ke Prabowo soal Kerugian Negara Bukan Korupsi

Oktober 21, 2026
295
Kim Jong Un appears at clothing expo after latest internet rumors on death

Kim Jong Un Muncul Di Pameran Fashion Setelah Beredar Rumor Kematiannya

Oktober 21, 2026
298
Kapolri Ungkap Pihak Asing dan Negara Tetangga Terlibat Karhutla di RI

Kapolri Ungkap Pihak Asing Terlibat Karhutla di RI, Ada Negara Tetangga

Oktober 20, 2026
303
Singapura-penyebab-ihsg-anjlok

Eks Mendag Semprot Singapura soal Karhutla: Buang Sampah dan BAB di RI

Oktober 20, 2026
300
Busyro Muqoddas

Busyro Muqoddas Dorong Pers Investigasi Dampak Industri Nikel

Oktober 19, 2026
298

Saluran Utama Google News Berita Sirkulasi

BERITA SIRKULASI TERKINI

BeritaSirkulasi.com merupakan situs berita Media online dibawah manajemen PT. Mirah Media Sirkulasi sebagai perusahaan Media Cyber. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

logo_sirkulasi
 

ALAMAT REDAKSI

Alamat Redaksi : Jln. Gunung Salak, Komplek Perum Prada No.1E Padang Sambiankelod, Denpasar Barat
Kode Pos: 80117.
Emal : beritasirkulasi@gmail.com
Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact

BeritaSirkulasi.com © 2026

No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan

BeritaSirkulasi.com © 2026