• Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact
Berita Sirkulasi Terkini
">
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan
No Result
View All Result
Berita Sirkulasi Terkini
No Result
View All Result

Tak disangka, Tanah 1.900 meter persegi diserobot, Pelaku diduga Gembong Mafia Tanah

Pelaku diduga gembong Mafia tanah yang dekat dengan keluarga pejabat di Kendari

Redaksi by Redaksi
Juli 24, 2026
in Headline, Hukum
Reading Time: 2 mins read
0
Arwan Rakmin., S.H.M.H., Kuasa Hukum Nurminah
Arwan Rakmin., S.H.M.H., Kuasa Hukum Nurminah

331
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

1.943 Warga Binaan di Sultra terima remisi HUT RI Ke 81

Resmi Dilantik, Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Kendari Periode 2026–2027

Kendari, Sirkulasi | Aroma indikasi praktik mafia tanah kembali mencuat di Kota Kendari. Jumat (24/07/2026).

Kali ini, sorotan mengarah pada nama Fajar S Tanawali, yang disebut-sebut sebagai aktor ‘bank tanah’ sekaligus memiliki relasi keluarga dengan Ketua Kadin Kendari, serta PT Tadisangka sebagai pihak developer dalam pusaran konflik lahan di Kelurahan Puuwatu.

Kasus ini mencuat setelah kuasa hukum Ibu Nurminah Arwan Rakmin., S.H.M.H dari Firma Hukum ARP & Partner membeberkan dugaan penyerobotan terhadap dua bidang tanah milik kliennya yang telah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM) resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari.

“Tanah seluas kurang lebih 1.900 meter persegi dan satu bidang lainnya sekitar 300 meter persegi itu diduga telah dikuasai dan diubah secara sepihak tanpa seizin pemilik sah,” terang Arwan Rakim.

Lahan Bersertifikat, Tapi Digusur Total

ADVERTISEMENT

Arwan Rakmin., S.H.M.H menyebut, kliennya baru menyadari adanya aktivitas mencurigakan di atas lahannya pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

Saat dilakukan penelusuran, kondisi tanah sudah berubah total.

“Tanah itu sudah digusur, diratakan, bahkan tanaman produktif seperti jati, nangka, dan mangga dihilangkan tanpa sisa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, batas-batas tanah berupa patok beton yang sebelumnya terpasang juga disebut telah lenyap. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya upaya sistematis untuk mengaburkan kepemilikan lahan.

Nama Fajar S Tanawali Mencuat

Dalam laporan tersebut, nama Fajar S Tanawali muncul sebagai sosok yang diduga memiliki peran penting.

Ia disebut sebagai pihak yang berperan dalam skema penguasaan lahan atau yang kerap disebut sebagai ‘bank tanah’.

“Istilah ini merujuk pada praktik pengumpulan atau penguasaan lahan dalam skala besar, yang dalam beberapa kasus kerap beririsan dengan konflik agraria dan dugaan pelanggaran hukum.
Lebih jauh, keterkaitan Fajar dengan lingkaran elite bisnis di Kendari membuat kasus ini semakin sensitif dan berpotensi besar,”Jelas Arwan Rakim.

PT Tadisangka Disorot sebagai Developer

Selain itu, PT Tadisangka juga disebut sebagai pihak yang melakukan aktivitas fisik di atas lahan, termasuk penggusuran dan perubahan kontur tanah.

Aktivitas tersebut diduga berlangsung tanpa dasar hukum yang sah, mengingat lahan tersebut masih terdaftar atas nama Ibu Nurminah dengan SHM yang aktif.

“Ini bukan sekadar sengketa biasa, ini sudah masuk ranah pidana karena ada unsur perusakan, penyerobotan, dan penghilangan batas tanah,” tegas Arwan Rakim.

Bank Turut Terseret

Menariknya, proyek di atas lahan bermasalah itu disebut turut didukung oleh pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Hal ini membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak perbankan dalam aktivitas yang kini sedang diselidiki.

Kuasa hukum pun telah mengambil langkah tegas dengan melakukan pemblokiran sertifikat di BPN guna mencegah transaksi lanjutan.

Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Tak berhenti di soal lahan, kasus ini juga merambah isu lingkungan. Para terlapor diduga melakukan penimbunan kali di sekitar lokasi.

Padahal, fungsi kali tersebut vital sebagai saluran air. Penimbunan ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius, termasuk banjir.

“Alih-alih dinormalisasi, justru ditimbun. Ini jelas melanggar hukum dan membahayakan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sudah Dilaporkan ke Polda Sultra

Kasus ini kini telah resmi dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara. Tiga pihak telah dilaporkan untuk dimintai pertanggungjawaban hukum.

Kuasa hukum menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti sampai kasus ini diusut tuntas.

Ujian Penegakan Hukum di Kendari

Ia pun menambahkan bahwa kasus ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum di Sulawesi Tenggara.

“Di satu sisi, terdapat warga dengan bukti kepemilikan sah. Di sisi lain, muncul dugaan keterlibatan aktor kuat yang memiliki jejaring bisnis dan kekuasaan,” ungkapnya.

Ia menilai publik kini menanti, apakah hukum akan berdiri tegak, atau kembali tumpul ke atas?

“Kasus Puuwatu bukan sekadar sengketa tanah. Ini potret nyata dugaan praktik mafia lahan yang menguji integritas hukum di daerah,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan Tim media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

Tags: Kasus TanahKendari
Tweet18Share28Send
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Uang Palsu Rp36 M
Ekonomi

Uang Palsu Rp36 M di Tangsel, Rencananya Akan di Setor ke Bank

by Redaksi
Agustus 23, 2026
0
300

Jakarta, Sirkulasi |Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap bahwa uang palsu tersebut rencananya akan dimasukkan atau didepositokan melalui...

Read more
Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel
Headline

Polisi Telusuri Jaringan Lain di Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel

by Redaksi
Agustus 23, 2026
0
298

Jakarta, Sirkulasi | Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah fakta baru terkait produksi uang palsu pecahan Rp100...

Read more
Kematian Paul Dougan Kini Diselidiki Pihak Kepolisian
Hukum

Kepolisian Daerah Bali Dalami Dugaan Penganiayaan Menewaskan WN Australia Paul Dougan

by Redaksi
Agustus 21, 2026
0
325

Kuta, Sirkulasi | Kepolisian Indonesia sedang menyelidiki kematian Paul Dougan, seorang kakek asal Perth, setelah ia diduga dianiaya di One...

Read more
Paul Dougan tewas dikeroyok di Bali
Headline

WNA Australia Asal Perth Meninggal Usai Dikeroyok Sesama Aussie, Keluarga Open Donasi

by Redaksi
Agustus 21, 2026
0
315

Badung, Sirkulasi | Seorang WNA Australia Asal Perth Paul Dougan yang sedang berlibur di Bali bersama teman-temannya meninggal usai dikeroyok...

Read more
Purbaya Pengalihan Status Guru PPPK
Headline

Pemerintah Pastikan Pengalihan Status Guru PPPK Tak Ganggu Kondisi Fiskal

by Redaksi
Agustus 19, 2026
0
307

Jakarta, Berita Sirkulasi | Pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengalihan status kepegawaian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Read more
ASN-PPPK
Headline

Tok!, Mulai 2027 ASN Daerah Ditanggung Pemerintah Pusat

by Redaksi
Agustus 19, 2026
0
316

Jakarta, Berita Sirkulasi | Pemerintah dan DPR telah sepakat status aparatur sipil negara (ASN) di daerah, khususnya pegawai pemerintah dengan...

Read more
  • TERKINI
  • TRENDING
  • KOMENTAR
Kematian Paul Dougan Kini Diselidiki Pihak Kepolisian

Kepolisian Daerah Bali Dalami Dugaan Penganiayaan Menewaskan WN Australia Paul Dougan

Agustus 21, 2026
Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan

Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan Dibuka Hari Ini, Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi

Agustus 19, 2026
Paul Dougan tewas dikeroyok di Bali

WNA Australia Asal Perth Meninggal Usai Dikeroyok Sesama Aussie, Keluarga Open Donasi

Agustus 21, 2026
DPO Polres Kolaka Utara

Sejumlah Tahanan Kabur di Polres Kolaka Utara, 9 Orang ditetapkan DPO

Juli 2, 2026
Uang Palsu Rp36 M

Uang Palsu Rp36 M di Tangsel, Rencananya Akan di Setor ke Bank

Agustus 23, 2026
Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel

Polisi Telusuri Jaringan Lain di Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel

Agustus 23, 2026
Kematian Paul Dougan Kini Diselidiki Pihak Kepolisian

Kepolisian Daerah Bali Dalami Dugaan Penganiayaan Menewaskan WN Australia Paul Dougan

Agustus 21, 2026
Paul Dougan tewas dikeroyok di Bali

WNA Australia Asal Perth Meninggal Usai Dikeroyok Sesama Aussie, Keluarga Open Donasi

Agustus 21, 2026
Logo HUT RI ke 81

BERITA TERKINI

Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel

Polisi Telusuri Jaringan Lain di Pabrik Uang Palsu Rp36 M di Tangsel

Agustus 23, 2026
298
Kematian Paul Dougan Kini Diselidiki Pihak Kepolisian

Kepolisian Daerah Bali Dalami Dugaan Penganiayaan Menewaskan WN Australia Paul Dougan

Agustus 21, 2026
325
Paul Dougan tewas dikeroyok di Bali

WNA Australia Asal Perth Meninggal Usai Dikeroyok Sesama Aussie, Keluarga Open Donasi

Agustus 21, 2026
315
Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan

Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan Dibuka Hari Ini, Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi

Agustus 19, 2026
314
Garuda Indonesia Berhentikan Direktur Niaga

PT Garuda Indonesia Ungkap Alasan Berhentikan Direktur Niaga

Agustus 19, 2026
303
Kecelakaan Ambulans di Tol Batang-Semarang

3 Orang Tewas, Kecelakaan Ambulans di Tol Batang-Semarang Pengemudi Diduga Mengantuk

Agustus 19, 2026
296

Saluran Utama Google News Berita Sirkulasi

BERITA SIRKULASI TERKINI

BeritaSirkulasi.com merupakan situs berita Media online dibawah manajemen PT. Mirah Media Sirkulasi sebagai perusahaan Media Cyber. Fokus menyajikan berita berkualitas, cepat dan akurat. Menjangkau daerah, nasional dan internasional.

logo_sirkulasi
 

ALAMAT REDAKSI

Alamat Redaksi : Jln. Gunung Salak, Komplek Perum Prada No.1E Padang Sambiankelod, Denpasar Barat
Kode Pos: 80117.
Emal : [email protected]
Susunan Redaksi

Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Undang-undang Pers
Disklaimer

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Contact

BeritaSirkulasi.com © 2026

No Result
View All Result
  • Headline
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Seni Budaya
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Hiburan

BeritaSirkulasi.com © 2026

Go to mobile version