Nanik juga merupakan politikus dan wartawan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968. Sebelum menjajaki dunia politik, Nanik sempat menempuh pendidikan di Universitas Jenderal Sudirman dengan meraih gelar Sarjana Biologi.
Nanik kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bidang studi Kehutanan. Kariernya di mulai sebagai wartawan di Tabloid Bangkit yang berada di bawah naungan Kompas Gramedia.
Namanya mulai banyak dikenal usai menempati beberapa posisi strategis di pemerintahan. Berikut rekam jejak kariernya.
Mengawali karier di Tabloid Bangka, Nanik diketahui juga pernah melalang buana ke berbagai perusahaan media nasional seperti , Realita, Indonesia Business Today, hingga Majalah Ekonomi Prospektif.
Nanik dikenal luas ketika menjabat sebagai CEO Kresna Media Komunika sekaligus Direktur MNC Group.
Perannya sebagai pemimpin di berbagai media cetak dan digital menjadikannya salah satu figur berpengaruh dalam perkembangan dunia pers di Indonesia.
Dedikasi dan kontribusinya di bidang jurnalistik mendapat pengakuan melalui penghargaan Number One Press Card dari PWI pada 2014, serta penghargaan The Best Inspirator dari Majalah Inspirasi dan Majalah Kebaya pada 2024.
Pengalamannya di dunia jurnalistik, membuat Nanik aktif mengikuti isu-isu sosial, ekonomi, serta politik.






















