Jakarta, Sirkulasi – Indonesia kemungkin akan memulai negosiasi baru untuk membeli empat unit tambahan pesawat militer Airbus A400M, kata Presiden Prabowo Subianto pada hari Senin seiring pembaharuan alusista TNI melalui serangkaian kesepakatan.
Pembelian peralatan militer TNI meningkat sejak Prabowo, mantan komandan pasukan khusus, menjadi menteri pertahanan pada tahun 2019 dan kemudian terpilih menjadi Presiden tahun lalu, dengan beberapa kesepakatan yang dicapai untuk pengadaan jet tempur baru serta kapal selam.
“Kami mungkin bernegosiasi agar bisa menandatangani kontrak untuk empat unit lagi,” kata Prabowo kepada wartawan setelah upacara peninjauan kedatangan pesawat pertama dari dua A400 baru di sebuah pangkalan angkatan udara di Jakarta.
Prabowo tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jadwal negosiasi yang direncanakan. Pesawat kedua dalam kesepakatan tersebut, yang ditandatangani pada tahun 2021 ketika Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan, diperkirakan akan tiba tahun depan, ungkap Airbus dalam sebuah pernyataan.
Airbus A400M adalah pesawat angkut udara besar yang mampu mengangkut muatan berat seperti truk bahan bakar dan ekskavator, makanan, pakaian, dan pasokan medis, serta dapat menggunakan landasan pacu yang rusak atau pendek, ungkap Airbus pada situs resmi mereka. Airbus A400M diharapkan dapat membantu militer Indonesia dalam menanggapi bencana di dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk misi kemanusiaan Indonesia yang direncanakan di Gaza, kata Prabowo.
“Sebagai bagian dari komunitas global, kita harus membantu negara-negara lain yang sedang berada di masa sulit,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran pesawat Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 akan menjadi tambahan penting dalam memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia. Penguatan ini, menurut Presiden tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam menghadapi bencana dan misi kemanusiaan.
“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita. TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 3 November 2025.
Dengan luas wilayah Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau, Presiden menyampaikan bahwa kemampuan udara menjadi elemen vital bagi keamanan dan pembangunan nasional. “Udara bagi kita sangat-sangat menentukan. Sangat penting. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” katanya.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pesawat ini memiliki kemampuan untuk dikonversi menjadi tanker udara yang akan menambah fleksibilitas operasional bagi TNI Angkatan Udara.
Dari sisi kemanusiaan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kemampuan udara Indonesia akan berperan penting dalam penanganan darurat. Untuk itu, pemerintah menyiapkan modul operasi udara dan ambulans udara guna memperkuat kapasitas tanggap bencana dan misi kemanusiaan.
“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan. Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada kemanusiaan yang terjadi, peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir,” ucapnya mengutip dari situs resmi keperesidenan Senin, 3 November 2025.
Presiden Prabowo menekankan bahwa peningkatan kemampuan TNI dalam misi kemanusiaan juga mencerminkan peran aktif Indonesia sebagai bagian dari komunitas global. Menurutnya, Indonesia turut terlibat dalam bantuan kemanusiaan internasional seperti pengiriman bantuan ke Turki saat gempa bumi besar, serta partisipasi tim medis Indonesia di Gaza bersama Persatuan Emirat Arab.
“Ingat waktu kita peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu, juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” tandasnya.
(BPMI Setpres)

Trump Melemah, Iran Setuju Lanjutkan Negosiasi Soal Nuklir
Pengacara Korban Epstein dan Kehakiman Capai Kesepakatan Lindungi Identitas Korban Dalam Rilis Dokumen
Anggota Brimob Polda Aceh Yang Gabung Tentara Rusia Dipastikan Desersi
Australia Resmi Larang Anak Dibawah Umur 16 Tahun Main Medsos