Solo, Sirkulasi – Kabar duka menyelimuti seluruh masyarakat Jawa dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono (PB) XIII telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Minggu, (2/11/2025), di usia 77 tahun.
Raja Keraton Solo yang bernama lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Hangabehi ini menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Sukoharjo, setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Sebagaimana diketahui, kabar wafatnya PB XIII dikonfirmasi oleh kerabat keraton, KGPH Suryo Wicaksono atau Gusti Nino.
Ia menyampaikan, PB XIII meninggal dunia di RS Indriati Solo Baru pada Minggu pagi setelah beberapa pekan dirawat karena sakit.
“Iya betul berita tersebut. Kami terima dari anaknya yang bernama Rumbai beberapa menit yang lalu. Beliau meninggal di RS Indriati Solo Baru. Selama beberapa pekan ini memang dirawat di sana,” ujar Gusti Nino.
Meninggalkan Jejak Pemersatu
Raja Keraton Solo ini memainkan peran penting dalam proses rekonsiliasi yang mengakhiri dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta. Wafatnya Sri Susuhunan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar keraton, abdi dalem, serta seluruh rakyat yang mencintai dan menghormati beliau.
Raja Keraton Kasunanan Surakarta ini naik takhta sejak tahun 2004, dikenal sebagai sosok yang gigih dalam menjaga tradisi dan budaya Jawa.
Prosesi persemayaman dan pemakaman almarhum akan dilaksanakan secara adat keraton.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, pada hari yang akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak keraton.
Seluruh elemen masyarakat dan keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memohon doa agar almarhum Husnul Khotimah, diterima segala amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Sinuhun diampuni segala dosa-dosanya dan diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga beliau Husnul Khotimah. Aamiin YRA.”
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Ketua Dewan Pers Tekankan Etika Pers Yang Profesional, dan Objektiv sebagai Fondasi Kepercayaan Publik
Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Mensesneg Ajak Pers Jadi Pilar Kemajuan Bangsa
Black Box Dan Jenazah Ketiga Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel Ditemukan
Nasib Pramugari Pesawat Jatuh di Bulusaraung Belum Diketahui, Pencarian Terus Dilakukan