FLORES TIMUR, Sirkulasi – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali meletus pada Senin, (25/8/2025) pukul 14:09 WITA. Erupsi tersebut terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 meter di atas puncak dari (± 3.584 meter di atas permukaan laut).
Erupsi pertama terjadi pada pukul 06.28 Wita, dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sekitar 3 menit 51 detik. “Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 2.000 meter di atas puncak, sekitar 3.584 meter di atas permukaan laut,” ujar Emanuel Rofinus Bere, petugas Pos Pengamat Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki, pada hari yang sama.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 49 detik.
PVMBG mengungapkan, ketika laporan ini dibuat erupsi masih terus berlangsung. Saat ini juga, Gunung Lewotobi Laki-Laki berstatus Level III (Siaga). Berdasarkan situasi tersebut PVMBG merekomendasikan beberapa hal penting yakni: PVMBG meminta, masyarakat di sekitar gunung tersebut dan para pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi.
“Masyarakat kita minta agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya,” ungkap PVMBG.
PVMBG juga mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
“Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, kita tekankan agar memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,”ucap PVMBG. Saat ini juga Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT dan PVMBG di Bandung.
Selain itu, PVMBG juga akan selalu berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang aktivitas Lewotobi Laki-Laki.

Kadin Sultra Selenggarakan ‘Gerakan Pangan Murah’ Antisipasi Kelangkaan Bahan Pokok Jelang Lebaran
Mantan Kelian Adat Jeroan Bongkar Dugaan Manipulasi Silsilah Waris I Gusti Rai Sengkug di Dalung
Kasus Sengketa Tanah di Dalung Diduga Ada Pemalsuan Akta Otentik, Tanda Tangan Kelian Adat dan Dinas Ikut Dipersoalkan
Tiga Perusahaan Tambang di Pulau Kabaena DIlaporkan Koalisi Mahasiswa ke Penegakan Hukum Lingkungan