Jakarta, Sirkulasi | Presiden Prabowo Subianto akan merombak dana desa agar lebih efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan dalam 10 tahun terakhir dana desa tidak sepenuhnya sampai ke tangan rakyat.
“Kita 10 tahun lebih kita beri dana desa ke desa-desa, 10 tahun kita berikan, dan sekarang kita akan mengarahkan,” kata Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026)
“Selama ini 10 tahun kita harus akui banyak dana tersebut tidak sampai ke rakyat,” ujarnya.
Bukti paling nyata, kata Prabowo adalah banyak Kepala Desa yang harus berhadapan dengan hukum karena tidak menggunakan dana tersebut dengan benar.
“Ini dibuktikan dengan kepala desa yang terpaksa berhadapan dengan hukum karena tidak dapat pertanggungjawaban dengan baik penggunaan dana tersebut,” jelasnya geram.
Pada tahun ini, Prabowo sudah mengurangi porsi dana desa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meski demikian, sederet kebijakan diarahkan langsung untuk rakyat di desa seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.
Turut hadir dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yakni para duta besar negara sahabat, para menteri Kabinet Merah Putih, para ekonom, dan akademisi.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga optimisme ekonomi nasional melalui kebijakan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang. Pemerintah menilai momentum saat ini sebagai titik penting untuk memperkuat daya saing nasional, meningkatkan investasi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.(*dan)
(BPMI Setpres)

Tahun Ini Muhammadiyah Awal Ramadhan 18 Februari, Pemerintah 19 Februari
Hilal Tak Terlihat, Awal Ramadan 2026 Jatuh Pada Kamis 19 Februari
Ketua Dewan Pers Tekankan Etika Pers Yang Profesional, dan Objektiv sebagai Fondasi Kepercayaan Publik
Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Mensesneg Ajak Pers Jadi Pilar Kemajuan Bangsa