TNI AU Untuk Pertama Kalinya Operasikan Airbus Type A400M, Begini Kemampuan dan Spesifikasinya

A400M adalah pesawat angkut udara unik dengan kemampuan strategis yang siap dikirim ke titik yang dibutuhkan.

Jakarta, Sirkulasi – Untuk pertama kali Indonesia memiliki Airbus type A400M untuk pengadaan dua unit dalam konfigurasi multirole tanker dan transport, menandai tonggak penting dalam upaya Indonesia untuk memodernisasi kemampuan transportasi TNI AU sebagai pesawat angkut udara taktis berat yang rencananya akan dioperasikan oleh Angkatan Udara Indonesia.

Upacara penyerahan berlangsung di Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, pada Senin 03 November 2025, disambut dengan water salute saat mendarat, setelah sebelumnya telah dilakukan serah terima pesawat di fasilitas Airbus di Sevilla, Spanyol. Ini adalah pesawat A400M pertama dan A400M kedua diperkirakan akan tiba pada tahun 2026.

Spesifikasi:

Muatan Berat dan Ukuran Besar untuk Jarak Jauh

A400M memiliki Kapasitas kargo yang besar memungkinkan pengangkutan sebagian besar muatan berat dan ukuran besar peralatan bantuan militer atau untuk operasi bantuan kemanusiaan yang bisa mendarat di landasan udara tak beraspal.

A400M (Dok. Airbus Defence and Space)
A400M (Dok. Airbus Defence and Space)

A400M adalah pesawat angkut udara unik dengan kemampuan strategis yang siap dikirim ke titik yang dibutuhkan.

Angkutan Udara Taktis Berat dengan Jangkauan Strategis

A400M adalah pesawat angkut udara militer turboprop bermesin empat yang menggabungkan kemampuan terbang ke jarak strategis dengan membawa muatan yang terlalu berat atau terlalu besar untuk pesawat angkut udara menengah, dengan kemampuan mendarat dan mengirimkan muatan tersebut di landasan udara taktis pendek dan tak beraspal, di mana pesawat angkut udara berat lainnya tidak dapat beroperasi.

Angkutan Strategis dan Muatan Ukuran Besar

A400M dapat membawa muatan berat dan ukuran besar yang tidak muat di pesawat angkut udara taktis saat ini, seperti kendaraan lapis baja berat, helikopter, atau peralatan teknik sipil khusus, dan menerbangkannya dengan kecepatan jelajah tinggi untuk jarak jauh dengan cara yang sama seperti pesawat angkut udara strategis bermesin jet.

A400M (Dok. Airbus Defence and Space)
A400M (Dok. Airbus Defence and Space)

 

Berkat teknologi canggihnya, termasuk empat mesin turboprop, A400M dapat terbang lebih jauh dan lebih cepat, dengan kecepatan jelajah yang serupa dengan pesawat turbofan.

A400M, dengan mesin turboprop untuk perlindungan FOD yang lebih baik dan roda pendaratan utama 12 roda untuk distribusi bobot yang lebih baik, dapat mengirimkan muatan berat dan berukuran besar ini langsung ke tempat yang paling membutuhkannya. Ini termasuk pendaratan di landasan udara tak beraspal yang pendek dan lunak yang tidak dapat diakses oleh pesawat angkut bermesin jet mana pun.

Terbukti di lingkungan yang tidak bersahabat

A400M menawarkan kemampuan deteksi yang rendah dengan kemampuan manuver yang tinggi (termasuk sudut kemiringan hingga 120º), penerbangan rendah hingga ketinggian 150 kaki, pendakian dan penurunan yang curam, lepas landas dan pendaratan yang singkat, serta jejak inframerah yang minimal.

Kontrolnya yang tahan terhadap kerusakan, kokpit berlapis baja, kaca depan antipeluru, dan gas inert di tangki bahan bakar meningkatkan keselamatan. Pesawat ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi, dilengkapi dengan sistem penanggulangan chaff dan flare, serta kontrol fly-by-wire yang responsif dan bantuan pertahanan yang ekstensif, sehingga sulit dideteksi dan ditargetkan.

Fleksibilitas:

Tanker dan Kemampuan isi ulang taktis udara paling mumpuni

Dengan kapasitas bahan bakar internal hingga 51 ton, A400M dapat menurunkan lebih banyak bahan bakar untuk jangkauan yang lebih jauh. Pesawat ini dapat dilengkapi dengan dua pod untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur dan helikopter. Pesawat ini juga dapat menerima bahan bakar melalui probe.

A400M (Dok. Airbus Defence and Space)
A400M (Dok. Airbus Defence and Space)

 

Ruang kargo yang lebar untuk fleksibilitas muatan campuran

Ruang kargo dapat dikonfigurasi untuk berbagai misi, seperti: 54 pasukan dengan 9 palet atau kendaraan, kontainer ISO hingga 40 kaki, penerjunan gabungan pasukan terjun payung dan kargo, atau evakuasi aeromedis.

Unggul di ketinggian untuk pengiriman udara yang lebih fleksibel

Pengiriman udara dari ketinggian 150 kaki hingga 38.000 kaki. Hingga 25 ton kargo atau hingga 116 penerjun payung yang didukung oleh Computed Air Release Point. Pengiriman udara dengan autopilot dan/atau flight director.

A400M (Dok. Airbus Defence and Space)
A400M (Dok. Airbus Defence and Space)

Aset nasional untuk respons krisis yang lebih cepat dan lebih kuat

Dengan 178 pesanan dari 10 negara dan lebih dari 200.000 jam terbang, A400M menjadi referensi baru untuk pengangkutan udara taktis berat dan jangkauan strategis.

A400M memenuhi seluruh misi yang dibutuhkan oleh pemerintah saat ini, melakukan misi transportasi militer baik strategis maupun taktis, untuk pasukan, muatan, dan kendaraan, memungkinkan misi menjaga perdamaian/ketertiban pasca bencana.

Exit mobile version