PD KMHDI NTB Sampaikan Hasil Pantauan Pemilu 2024 Kepada KPU NTB, Sampaikan Sejumlah Kekurangan pada Pemilu 2024

MATARAM, Berita Sirkulasi – PD KMHDI NTB sebagai salah satu pemantau Pemilu Pipres/Pileg 2024 menyambangi KPU NTB untuk melakukan audiensi dengan agenda permohonan menjadi pemantau Pilkada NTB dan penyampaian hasil pantauan Pemilu 2024 di Nusa Tenggara Barat.

PD KMHDI NTB dalam audiensinya di terima oleh Made Mertha Artha selaku Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat dan Agus Hilman selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM.

Pendaftaran pemantau pemilihan pilkada telah di unggah di laman instagram milik KPU NTB pada tanggal 22 Maret 2024, maka PD KMHDI NTB mengirimkan surat permohonan dan juga langsung menyampaikannya pada pertemuan audiensi, “sebagai kaum intelektual kami terus berkomitmen untuk mengambil bagian dalam proses Pemilu dan Pilkada sebagai pemantau maupun menjadi badan Adhoc” tutur Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta selaku Ketua PD KMHDI NTB, Kamis (28/3/2024).

Komitmen itu disambut baik oleh Made Merta, “harapannya KMHDI NTB dapat bersinergi dengan KPU dan melakukan sosialisasi mengenai Pilkada” ucapnya.

Agus Hilman juga mengatakan bahwa penyampaian hasil pantauan Pemilu PD KMHDI NTB diterima dan menjadi saran kritik untuk KPU, “tentu ini bagus, akan menjadi saran kritik untuk evaluasi proses pemilihan terutama pada saat Pilkada nanti. Harapannya juga teman-teman KMHDI NTB bisa mendaftar menjadi badan Adhoc dan berperan” tuturnya.

Dalam penyampaian pemantauan Pemilu tersebut terdapat beberapa hal yang di soroti seperti surat suara yang tertukar, lokasi TPS yang tidak ramah disabilitas, penanaman pohon yang formalitas hingga KPPS yang kurang memahami mengenai proses pemilihan. Adapun saran yang disampaikan, salah satunya adalah dengan melakukan bimtek kepada KPPS lebih dari satu kali agar proses pemilihan benar-benar berjalan dengan lancar.

Dengan penyampaian hasil pantauan pemilu 2024 oleh PD KMHDI NTB, Virgi selaku ketua berharap agar Kekurangan Pada Proses Pemilu Pipres/Pileg 2024 tidak terulang di Pilkada NTB mendatang. Red. Gdedharme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button