Rayakan HUT ke-40, Srikandi Pemuda Pancasila Bali Ikut Guyur Warga Tianyar Barat 720 Ribu Liter Air Bersih

Karangasem, MiningNews – Memaknai HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila menggelar berbagai aksi sosial, salah satunya dengan mengguyur bantuan 720 ribu liter air bersih di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, pada Jumat (10/11/2023). Penyaluran dengan ratusan tangki air bersih ke-117 dusun di Deda Tianyar Barat ini, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali yang saat ini mengalami krisis air bersih seiring musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi krisis air bersih ini menjadi perhatian khusus Srikandi Pemuda Pancasila Bali serangkaian merayakan hari jadi yang ke-40 tahun.

Saat dikonfirmasi, Ketua Umum DPW Srikandi Pemuda Pancasila Bali, Anak Agung Istri Yuli Savita Sari menjelaskan menyemarakan HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila Bali dirangkaikan dengan perayaan Hari Pahlawan, pada Jumat, 10 November 2023. Dikatakan ribuan warga yang menderita kekeringan akibat musim kemarau panjang di sekitar Desa Tianyar Barat, nampak sangat sumringah, saat Pemuda Pancasila, bersama Srikandi Pemuda Pancasila, dan Sapma Pemuda Pancasila Provinsi Bali memberikan bantuan air bersih. Kegiatan Bakti Sosial dengan tema “Memuliakan Air sebagai Sumber Kehidupan Jilid II”. Aksi sosial ini, ditandai dengan penyerahan bantuan profile tank secara simbolis yang dilanjutkan dengan pengiriman bantuan 720.000 liter air bersih secara bertahap.

“Ini sebagai bentuk perhatian kami terhadap warga masyarakat Desa Tianyar Barat, khususnya yang saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Kami juga berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka terkait air bersih,” kata pengusaha pariwisata yang juga istri Ketua Umum Kadin Provinsi Bali itu, seraya mengaku berbahagia mengetahui masyarakat di semua dusun sangat antusias menerima penyaluran air bersih. Hal itu terlihat dengan banyaknya masyarakat yang ikut semangat mengisi langsung cubang air di masing-masing rumahnya. Ia berharap nantinya bersama Pemuda Pancasila, bersama Srikandi Pemuda Pancasila, dan Sapma Pemuda Pancasila Provinsi Bali akan melakukan kegiatan serupa dengan menyasar wilayah lain yang juga mengalami kesulitan air bersih.

“Sehingga nantinya kebutuhan air bersih untuk masyarakat yang dilanda kekeringan bisa tercukupi agar tidak sampai kekurangan,” katanya. Secara terpisah, Perbekel Desa Tianyar Barat I Ketut Karya mengaku sangat berterima kasih kepada jajaran Pemuda Pancasila, bersama Srikandi Pemuda Pancasila, dan Sapma Pemuda Pancasila Provinsi Bali, karena telah membantu seluruh masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih. Menurutnya, saat ini ada sekitar ratusan kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan air bersih di desanya, terutama masyarakat yang tinggal di bagian atas. “Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, masyarakat yang tinggal di bagian atas tersebut beli air bersih dari mobil tangki, kadang juga memanfaatkan air hujan. Sekarang dengan adanya bantuan air bersih ini, tentunya saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih,” katanya.

Tak hanya krisis air bersih, meski berdasarkan data SSGI tahun 2021 dan 2022 Bali merupakan provinsi dengan prevalensi stunting terendah se-Indonesia, Srikandi Pemuda Pancasila Bali juga fokus pada masalah “balita pendek” alias stunting. Sebagaimana diketahui mengacu data masih ada kabupaten yang memiliki prevalensi stunting di atas rata-rata Provinsi Bali. Prevalensi stunting Tahun 2022 (8,0 persen) melampaui target yang ditetapkan untuk Provinsi Bali yaitu (9,28 persen), meskipun pada Kabupaten Buleleng dan Gianyar terdapat peningkatan prevalensi stunting dari tahun sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga mengunjungi sejumlah yayasan anak yatim piatu dan panti jompo bersinergi dengan Dewan Pengurus Wilayah Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (DPW Sapma PP) Provinsi Bali.

“Kegiatan lain yang yang telah menjadi agenda kepengurusan Pemuda Pancasila adalah menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan sebagai program kerja sama dengan MPR RI,” ungkapnya. Menariknya, Anak Agung Istri Yuli Savita Sari juga menjelaskan bahwa Srikandi Pemuda Pancasila Bali sangat intens pada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pulau Dewata. Mengacu data BAPAS yang melakukan litmas bagi anak yang berkonflik dengan hukum atau menjadi pelaku tindak pidana, bebernya di tahun ada 106 anak berkonflik dengan hukum yang dilaporkan dan beberapa di antaranya dipidana karena tidak bisa dilakukan diversi. Sementara itu, mengacu data Unit Pelaksana Tugas Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Bali diketahui dalam periode Januari hingga September 2023 tercatat 185 orang perempuan dan anak menjadi korban kekerasan di Bali.

“Menyikapi kondisi riil ini, Srikandi Pemuda Pancasila Bali siap memberikan pendampingan hukum dengan segala keterbatasan yang kami miliki,” tutup Anak Agung Istri Yuli Savita Sari.(*ade)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button