Pementasan Tari Kolosal Megah di Bali Agung Teater Taman Bali Safari, Warnai Spesial Puncak HUT ke-41 SMA Negeri 4 Denpasar

Gianyar, BeritaSirkulasi – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-41 SMA Negeri 4 Denpasar yang beken dikenal FourSMA dirayakan sangat spesial, meskipun tetap sederhana, namun meriah. Apalagi kali ini, juga digelar di Bali Agung Teater, Bali Safari and Marine Park (Taman Safari Bali), Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.Km.19, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, pada Sabtu (28/10/2023).

Seperti biasa puncak HUT ke-41 yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut, juga ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penancapan Kayon Angkatan oleh Kepala SMA Negeri 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd, M.Pd., disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) SMA, Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma, S.T., M.M., bersama pengurus Komite SMAN 4 Denpasar, I Nyoman Budi Adnyana, SH., MH., CPA., CPL., dan dr. Laksmi Duarsa, Sp.KK., beserta undangan lainnya, para Wakasek, guru, pegawai serta orang tua dan siswa SMA Negeri 4 Denpasar.

Namun yang paling spesial dan semarak dari perayaan ulang tahun kali ini, juga kembali menyuguhkan Tarian Kolosal yang megah dimainkan oleh seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Denpasar. Sebagai Sekolah Penggerak, SMA Negeri 4 Denpasar sejak tahun 2021 selama tiga angkatan telah menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan Permendikbud No.262 Tahun 2022 menjelaskan pembelajaran intra kurikuler yang mengarahkan proses pembelajaran yang menekankan kompetensi siswa bisa dikembangkan dalam pembelajaran intra kurikuler.

Selaku Kepala SMA Negeri 4 Denpasar, I Made Sudana mengakui struktur lainnya terkait P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), sebagai upaya untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek. “Jadi kenapa kami lakukan puncak ulang tahun SMA Negeri 4 Denpasar di Taman Bali Safari, karena memang kita tidak hanya seremonial saja, tapi lebih dari itu, kita bisa mengimplementasikan P5,” katanya.

Dia menjelaskan dalam Kurikulum Merdeka mengharuskan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang nantinya bisa membentuk karakter disiplin dan P3 (Profil Pelajar Pancasila) siswa itu sendiri. “Karena Kurikulum Merdeka endingnya adalah terbentuknya P3 atau Profil Pelajar Pancasila,” imbuhnya, sembari menjelaskan terkait P3 memiliki enam profil atau ciri utama, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

“Itu yang harus menjadi penekanan dan harus dicapai oleh satuan pendidikan di SMAN 4 Denpasar. Untuk mencapai 6 profil tersebut, seperti menjaga budaya sekolah, mengembangan minat dan bakat siswa melalui ekstra kurikuler,” tegasnya. Oleh karena itu, berkaitan dengan puncak HUT ke-41 SMA Negeri 4 Denpasar tidak hanya sekedar bersenang-senang merayakan ulang tahun sekolah, namun juga melakukan introspeksi diri tentang apa yang sudah diperoleh selama ulang tahun ke-41 ini. “Hal tersebut akan menjadi evaluasi ke depan, agar bisa menggapai prestasi yang lebih tinggi, baik secara kualitas maupun kuantitas,” tandasnya.

Di sisi lain, Kabid SMA Disdikpora Provinsi Bali, Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma, mengaku sangat kagum dan bangga, sekaligus mengapresiasi SMA Negeri 4 Denpasar bisa menampilkan suguhan yang sesuai dengan regulasi yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka. Dijelaskan dalam Kurikulum Merdeka mencakup 3 struktur, salah satunya kompetensi siswa agar kreatif dan inovatif, seperti menampilkan tarian kreasi dalam pertunjukan Tari Kolosal.

Di samping itu, sesuai arahan pusat untuk mempelajari dimensi dan elemen 7 tema Profil Pelajar Pancasila di platform Merdeka Mengajar, di antaranya kearifan lokal yang bisa ditampilkan untuk membangun semangat siswa dalam satuan pendidikan. “Mudah-mudahan ke depannya hal ini bisa berlanjut, tidak hanya sampai di sini, selama regulasi ini dijalankan di satuan pendidikan,” paparnya, seraya berharap agar SMA Negeri 4 Denpasar terus membangun sinergitas dan kompetensi yang lebih tinggi untuk mendidik siswa ke arah yang lebih berprestasi.

Karena sampai saat ini, SMA Negeri 4 Denpasar menjadi sekolah rebutan, sehingga arah pendidikan akan terus membenahi infrastruktur dan ruang kelas baru di SMA Negeri 4 Denpasar. “Artinya sinergitas satuan pendidikan dengan kami di lembaga pendidikan sudah terjalin dengan baik. Ke depan mari kita terus pelihara, dan terus meningkatkan inovasi di satuan pendidikan,” pungkasnya, di sela-sela puncak HUT ke-41 SMA Negeri 4 Denpasar yang ditutup dengan penampilan Thabo School Thailand.

Perlu juga diketahui, Bali Agung Teater di Taman Bali Safari sempat ditutup akibat pandemi, dan akhirnya kembali dibuka perdana, pada 17 April 2022 untuk menikmati pertunjukkan megah di Bali Agung Teater, termasuk kali ini berupa Tari Kolosal yang digarap langsung oleh sekitar 400 siswa-siswi kelas X SMA Negeri 4 Denpasar. Karena selain pertunjukkan edukasi satwa, Bali Safari Park juga menyajikan pertunjukkan teater megah, berupa pertunjukkan teater yang menceritakan kisah mitologi populer di masyarakat Bali yang dikenal dengan Bali Agung Show.

Berkapasitas hingga 1.200 penonton, pertunjukkan megah ini menghadirkan variasi penari kontemporer dibalut dengan tata cahaya dan panggung spektakuler. “Tentunya hal ini akan membawa penonton biasanya terhanyut dalam cerita. Ditambah lagi, penampilan khusus interaksi langsung antara pemain dengan satwa membuat pertunjukkan menjadi tampak lebih hidup,” ujar Marketing Communication Bali Safari and Marine Park, Bintang Anggara. (*adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button